Mempercepat perkembangan dunia animasi Open Source dan mempengaruhi banyak media strategis, serta beramal secara simultan dan praktis. Silakan submit tutorial atau kirim ke: kapten@blenderindonesia.org
Catching Elephant is a theme by Andy Taylor
Modeling Pencil by Zaki Wahid
Modelling ChessKingPiece
Workshop Blender Jakarta #1 @ICTWatch
Instructor Hizaro ; Modelling Chrisvian
DOWNLOAD FILE .blend
ARMOR MODELLING (Hard Surface)
Workshop Blender Jakarta #1 @ICTWatch
Instructor Hizaro ; Modelling Chrisvian
DOWNLOAD FILE .blend
Blender sekarang jauh lebih cepat dalam mengolah file video.
Aku sedikit penasaran dengan sebabnya. Dulu video input yang kudapat adalah file DV mentah, tapi rasanya kurang nyaman saat scrubbing dan splicing (jendela layar preview tidak selalu menampilkan frame yang sama dengan jendela sequencer). Tapi sekarang untuk video dengan rasio kompresi lebih besar —5GB untuk video 30 menit!— penyuntingan video tidak pernah lebih nyaman buatku. Penentuan segmen-segmen frame mana yang kupertahankan, mana yang kubuang, mana yang kupakai menutupi atau menyambung segmen lain, rasanya bisa kulakukan dengan lebih cermat. Hanya ada satu catatan, bahwa di antara semua versi Blender pasca 2.49b (2.50 sampai 2.56 saat ini), hanya 2.54 yang terasa paling cepat dalam mengolah data video.

Inspirational Mug Part 2 - Blender Tutorial by Aditia A. Pratama
Sedikit share tentang custom properties.yang di gunakan sebagai control shapekay pada blender2.57di bawah sudah saya lampirkan beberapa gambar hasil print srceen yang saya buat dari blender.

Tulisan berikut sekadar saya duplikasi dari Forum Blender Indonesia, siapa tahu jadi lebih banyak yang bisa memanfaatkan.
Tulisan ini saya tujukan untuk sesama pemula Blender 2.5, tentang pengeditan kurva di Blender 2.5. “Sesama”, karena saya sendiri juga pemula dan menuliskan tutorial ini sembari membiasakan diri menggunakan Blender 2.5.
Tutorial ini untuk melengkapi tutorial dasar yang sudah ada. Karena kebutuhan dan permintaan banyak, maka tutorialnya juga harus banyak (rupa, bentuk dan jenisnya
), biar permintaan dapat terpenuhi.. Ok.. cukup sambutannya, here we go. ~ yose_zeiss
Ketika masih memakai blender versi 2.4.9 kebawah sepertinya ada yang kurang, karena sebelumnya saya adalah pengguna Google Sketchup. Di software Sketchup proses editingnya secara default telah tersetting mode Snap. Apabila akan memindah/ memutar 1 titik ke titik yang lain menurut sumbu x/ y/ z/ semuanya, titik pertama akan melekat pada titik acuan snap.
Bagi yang terbiasa modelling 3D menggunakan blender pada desktop dengan spek intermediet, mungkin akan merasa nyaman dengan interface Blender. Akan tetapi hal ini berbeda dengan pengguna yang memakai komputer dengan memiliki spek rendah (seperti saya :p).
Tutorial sederhana ini menjelaskan penggunaan vertex painting sebagai alternatif texturing. Dalam hal ini kita tidak memerlukan software external pengolah image semacam GIMP atau MyPaint. Obyek langsung diberi material dengan menggunakan brush dalam mode vertex painting. Simple, cepat, dan mudah digunakan. Sebagai akhir, texture di Unvrap dan BAKE untuk diterapkan menjadi UV texture.
DOWNLOAD .Blend